Beranda Olahraga Polisi Menetapkan 8 Tersangka Pengeroyokan Supporter Persija

Polisi Menetapkan 8 Tersangka Pengeroyokan Supporter Persija

6
0
BERBAGI

Polisi menetapkan 8 orang sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan supporter Persija Jakarta hingga tewas, Haringga Sirilla (23).

Kedelapan orang tersebut adalah Budiman (41), Goni Abdulrahman (20), Cepy Gunawan (20), Aditya Aggara (19), Dadang Supriatna (19), Joko Susilo (31), serta dua orang lainnya yang masih di bawah umur yaitu inisial SM (17) dan DF (16).

Para tersangka dijerat Pasal 170 KUH Pidana di mana terbukti melakukan penganiayaan secara bersama-sama hingga korban meninggal dunia.

“Sampai saat ini para pelaku masih dilakukan penyidikan di Satreksrim guna mempertanggung jawabkan perbuatannya,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung AKBP M. Yoris Maulana.

Ia mengatakan, 8 tersangka ditetapkan pasca-kejadian yang berlangsung di area parkir Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9). Sejak kejadian tersebut, polisi melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Pada saat itu 5 orang ditangkap di TKP. Satreskrim kemudian membuat tim, melakukan pengembangan sehingga tertangkap 16 orang, 8 ditetapkan tersangka,” bebernya.

Ia menambahkan, tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka bertambah. Rencananya, polisi akan terus melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Ia juga melakukan koordinasi pihak yaitu Viking dan manajemen Persib untuk menyelesaikan kasus ini.

“Kita juga akan berkoordinasi dengan Viking dan manajemen Persib untuk dapat memperlihatkan video sehingga mungkin akan mendapatkan tersangka lainnya,”terangnya kepada ZonaIndonesia.com

Ia juga berharap, “Kita juga berharap kepada Bobotoh yang lain apabila melakukan sebaiknya menyerahkan diri ke kantor Polrestabes maupun polsek terdekat,” katanya.

Selain itu Polisi membeberkan kronologi pengeroyokan terhadap Haringga Sirila, suporter Persija Jakarta, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (23/9/2018).

“pengeroyokan dilakukan di kawasan parkir GBLA, tepatnya di depan gerbang biru, pukul 13.00-14.00 WIB,”terangnya.

Saat itu, laga Persib Bandung vs Persija Jakarta belum dimulai. Kejadian bermula ketika Haringga yang menggunakan sepeda motor melintas di depan GBLA.

Menurut Yoris, sejumlah suporter Bobotoh ternyata melakukan sweeping.

“ternyata dilakukan sweeping oleh anak-anak dari Bobotoh sehingga mereka mendapatkan ada satu orang diduga Jakmania yang memiliki KTP dari Jakarta,” tutur Yoris.

Haringga kemudian mendapatkan penganiayaan berkali-kali dengan balok, helm, kaca dan keling tangan. Pelaku lainnya memukul dengan tangan dan kaki.

Akibatnya, Haringga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Yoris mengatakan, Haringga datang ke Bandung sendirian. Untuk sampai ke stadion, ia dijemput temannya pakai sepeda motor. Saat datang ke stadion itu, korban tidak mengenakan atribut bola.

“Korban datang sendiri di Bandung dijemput temannya ke stadion pakai motor. Korban tidak pakai atribut,”tutup Yoris.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here