Beranda Pemerintahan Pj Walikota Bekasi Laporkan SekDa Ke BARESKRIM Dugaan Pencemaran Nama Baik

Pj Walikota Bekasi Laporkan SekDa Ke BARESKRIM Dugaan Pencemaran Nama Baik

16
0
BERBAGI

ZonaIndonesia-BEKASI, Hari ini penjabat (Pj) Walikota Bekasi secara resmi telah melaporkan Sekretaris Daerah (SekDa) Kota Bekasi Rayendra Sukarmadji ke Bareskrim Polri, atas dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan sekda kepadanya (Ruddy Gandakusumah-red). Laporan tersebut tertuang dalam surat laporan polisi bernomor LP/B/927/VII/2018/BARESKRIM tertanggal, 30 Juli 2018.

Dalam keteranganya Pj Walikota Bekasi Ruddy Gandakusumah mengatakan, pelaporan sekda terkait adanya dugaan makar sekaligus pembangkangan dan ujaran kebencian yang dilakukannya digroup Whats Up kepada Sistem Kerja Perangkat Daerah (SKPD), untuk membangkang,menolak perintah,dan mengusir dirinya dari kota Bekasi.

“Karena dalam screnshoot tersebut jelas digroup SATUKAN HATI meminta, menegaskan, jangan melayani, jangan memfasilitasi dan jangan membantu Pj Walikota,” ujarnya kepada zonaindonesia.id

Lanjutnya, “Anda jangan mau diatur orang baru yang mencari popularitas diBekasi, harus punya prinsip dan nyali untuk mengusir si Pj, dan jangan punya nyali kecil, dan jangan mau kalau dipanggil kita harus kompak,” sambungnya sewaktu membacakan kutipan scren shoot digroup WA tersebut.

Ruddy menegaskan, artinya saya tidak dikehendaki keberadaanya disini, jangan difasilitasi dan ditemani, itu yang saya laporkan. “Terlebih lagi kejadian puncaknya kemaren, waktu hari jumat saya dapat informasi laporan, bahwa pelayanan publik terhenti dan masyarakat dirugikan,” ungkapnya

Ia maparkan, tadinya saya tidak ada kehendak untuk memperpanjang persoalan ini, karena bagaimanapun saya Walikota.

“Namun karena terjadi seperti itu, ya saya hubungkan dengan terjadinya boikot terhadap saya. Dan saya yakin kepala lurah, camat tidak bergerak sendiri, pasti ada yang menggerakan dan memerintahkanya. Oleh karena itu sekaligus, saya lapor ke bareskrim untuk minta perlindungan hukum, sekaligus buka laporan telah terjadi pembangkangan yang berdampak pada masyarakat,”beber Ruddy

Ia menjelaskan, Sementara saya disini bukan keinginan saya, saya sebagai Pj walikota yang SK nya diangkat oleh mendagri untuk melaksanakan tupoksi saya, untuk pilkada serentak, netralitas ASN, pelayanan publik, pemerintahan berjalan, selesai. “Itu fakta, sehingga tidak ada bukti untuk saya harus mundur,atau dimundurkan atau diganti,” tegasnya.

Kemudian lanjut Ruddy, “Berangkat dari itu, untuk mempertahankan marwah dan harga diri saya sebagai walikota, saya harus minta perlindungan hukum, dan sudah semestinya proses ini harus disegerakan untuk ditindak lanjuti, karena bisa berdampak sistemis, masif dan terstruktur dan bisa menjadi acuan nasional,” tukasnya. (Ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here