Beranda Kesehatan Waspada ‘Minyak Ikan Sampah’ di Pasaran

Waspada ‘Minyak Ikan Sampah’ di Pasaran

101
0
BERBAGI

Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Sugeng Heri Suseno mengatakan, tujuh dari sepuluh sampel minyak ikan impor yang diuji, ternyata kandungan DHA dan EPA-nya kurang dari 5 persen.

Kandungan EPA (eicosapentaenoic acid) dan DHA (docosahexaenoic acid) yang dimaksud adalah bahagian dari Omega-3 yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.

“kalau kandungan EPA dan DHA rendah, tidak dapat diklaim sebagai suplemen” katanya dalam sebuah acara di Auditorium Andi Hakim Nasoetion, Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jawa Barat.

Dengan begitu, banyak minyak ikan impor yang beredar di Indonesia masuk dalam kategori “minyak ikan sampah” berbentuk softgel yang tidak layak dikonsumsi.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here