Beranda Hukum & Kriminal Srijanto Perwakilan Warga Perum DDN Cibubur Menggugat Proyek Trans Park

Srijanto Perwakilan Warga Perum DDN Cibubur Menggugat Proyek Trans Park

149
0
BERBAGI

ZONANEKASI.COM — (Cibubur) Forum Peduli Lingkungan Masyarakat Cibubur (FPLMC) Cimanggis Depok yang dipimpin Srijanto Tjokrosudarmo
menggugat proyek Trans Park  yang terletak di Jl. Alternatif Cibubur, Cimanggis, Depok, Jawa Barat ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kamis (26/10/17). Pasalnya proyek Trans Park yang pengerjaannya ditaksir memakan biaya mencapai 4 trilyun, dengan luas lahan 4 Hektar tersebut telah mengganggu kenyamanan dan menimbulkan kebisingan selama 24 jam.

Selanjutnya Srijanto Tjokrosudarmo selaku perwakilan warga yang rumahnya berdekatan dengan Proyek di Kompleks Perumahan Kav. DDN no.248, RT 05/09 Kel. Harja Mukti Kec. Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, mengakui dirinya bersama kuasa Hukumnya Tjetjep Supriyatna mengajukan gugatan PN Jaksel berdasarkan No:531/Pdt.G/2017/PN.JKTSEL tanggal 18-8-2017.

Srijanto menjelaskan bahwa Sidang Mediasi antara Penggugat dan Tergugat rencanannya sidang  akan di Lanjutkan pada Rabu (1/11/2017) depan.” Kami meminta proyek tersebut agar distop dulu sehingga biar warga diberikan kompensasi.”jelasnya

“Saya menggugat awalnya kami  tidak menolak Transpark. terkait pembangunannya, akan tetapi ada beberapa hal yang harus pihak pengembang lakukan yaitu Pengembang harus merangkul warga setempat,  memberikan kompensasi pada warga setempat dan memberikan sosialisasi dengan izin kepada warga sekitar adanya pengerjaan proyek.

“Saya harapkan saat melakukan jam pekerjaan harus ada batasannya jangan 24 jam ibu saya punya penyakit jantung mendengar berisik suara proyek,” ucapnya saat ditemui wartawan di Rumahnya Kamis (26/10/17)

Menurutnya jam kerja yang ia dapat dari Manajemen Kebisingan sekitar Pukul. 08:00 Wib hingga Pukul.17:00 WIB. Serta jika ada pengerjaan galian ditengah lahan proyek tersebut dikerjakan dari pukul. 19:00 Wib hingga Pukul. 24:00 Wib “justru faktanya setiap malam ia melakukan pekerjaan terus menerus sampai 24 jam membuat para warga merasa terganggu. Tolonglah hormati kami sebagai warga. ” Kami minta stop pemberhentian proyek dan kami bersama beberapa elemen masyarakat Cibubur rencananya akan melakukan demo lagi besar-besaran pada hari Sabtu (28/10/17),”ujar Srijanto yang juga Relawan Mutiara Jokowi.

Lebih lanjut Srijanto, menegaskan bahwa bangunan mereka diduga bodong belum memiliki izin IMB sepenuhnya yang terpasang di area proyek bernomor : 640/2419/IMB/DPMPTSP/2017 tanggal 30 Agustus 2017 hanya Izin bangunan untuk Kantor Pemasarannya saja. “Itu IMB kantor pemasaran, bukan kan izin IMB unit yang berbeda, ada Hotel, Apartemen dan pusat perbelanjaan dan saya sangat  heran pokonya gak abis pikir warga aja mau bangun rumah gak punya IMB ketauan bawa pasir sudah di datengi beberapa Ormas, LSM dan Satpol PP. Apakah karena mentang-mentang kami orang kecil padahal kami rakyat kecil lebih patuh  soal membayar pajak.”tegasnya

Sementara itu Project Manager Transpark Benny Sitorus menerangkan, bahwa pihaknya mempersilahkan jika ada warga yang keberatan menggugat ke pengadilan Negeri. “Kami persilahkan hak mereka. Namun untuk masalah IMB silahkan dicek kami sudah sesuai prosedur dan IMB silahkan dicek ke Kantor Walikota Depok bahwa  izin IMB tersebut sudah ada sepenuhnya untuk Proyek seluruh pembangunan bukan kantor pemasaran saja,” tegasnya Benny secara terpisah saat di konfirmasi lewat ponselnya.

Menurutnya pihak Pengembang telah memberikan kompensasi ke sebagian warga sekitar lingkungan dekat area proyek Transpark. “Sudah coba silahkan tanyakan ke warga langsung. Dan kami operasional jam kerja kami dimulai Jam 8 pagi hingga jam 10 malam,”tandasnya (Ichsan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here